Open top menu
Showing posts with label service. Show all posts
Showing posts with label service. Show all posts
Thursday, May 11, 2017
Service conector Harddisk External WDC

 Hari ini kedatangan hardisk external WDC, yang mana HDD ini langsung konector akhir bukan SATA melainkan USB 3.0, sehingga untuk menservice tidak bisa ganti enclosure. Jadi wajib untuk melakukan penyolderan ulang.












Baca Lebih lanjut
Wednesday, March 15, 2017
Sunday, March 12, 2017
Ganti Port micro USB charger infinix note x551

Kedapatan service android dengan merk infinix seri Note X551. Keluhan user yakni bagian charger micro USB sudah tidak mnegcharge baterai lagi. Rusak konectornya, masalhnya PCBnya terbuat dari plastik sperti kabel flexible, jadi kemungkinan zero persen ganti port. Akhirnya cari info ada yang jual panel/pcb palstiknya. Alhamdulillah dengan 150 infinix note X551 solved.







Baca Lebih lanjut
Ganti Baterai Asus Zenfone 5


 
            Dengan semakin majunya gadged, yang kemudian berakibat para vendor memproduski gadged  setipis mungkin yang berakibat gadged semakin tipis dan slim. Dampak dari semua itu adalah di benampkan baterai tanam pada beberapa gadged. Sebagai contoh asus zenfone 5, memiliki baterai tanam juga. Bagi para user atau pengguna yang enggak mau ribet membongkar gadged, tentu membutuhkan jasa pemasangan. Membuka gadged atau android asus zenfone 5, asal bisa membuka tentu semua orang bisa. Jika menginginkan hasil yang terbaik tentu harus diserahkan kepada ahlinya. Kami Syarikh Komputer juga bergerak di bidang jasa service andriod. Salah satunya adalah pelayanan penggatian baterai tanam asus zenfone 5. Baterai tanam asus zenfone 5 diberi dobel tip sama pabrikan, jadi ketikan melepas baterai dengan tidak hati-hati akan berakibat bisa memecahkan LCD maupun TS/Touchscreen. Ya, hanya dengan modal Rp.150.000,- asus zenfone 5 kesayangan anda akan berganti baterai baru, yang tentu akan membuat gadged android anda tidak mudah mati saat indikator baterai mencapai 20%.




Incoming search terms:
~ Jasa ganti LCD
~ Jasa ganti lcd android
~ jasa ganti Lcd asus
~ Jasa ganti Touchscreen
~ Jasa ganti baterai tanam
~ jasa ganti baterai
Baca Lebih lanjut
Saturday, January 28, 2017
no image

InsyaAllah kami bisa memperbaiki panel LCD/LED laptop ataupun Monitor dengan catatan panel tersebut bukan karena pecah. Beberapa kasus yang di mungkinkan bisa kita garapa antara lain:

1. Layar putih/bayang
2. Layar gelap , kalau dilihat dari samping tulisan DOS/windows terlihat (lampu LED mati atau karena jalur putus atau karena mainboardnya bagian jalur LCD putus)


Silahkan kontak kami
Baca Lebih lanjut
Thursday, September 29, 2016
Acer One happy No Display

Alternatif Solusi
Acer Aspire One Happy No Display


A) Parameter Kondisi Perangkat
✔ Perangkat bisa di On kan
✔ Indikator power On
✔ Indikator charging On
✔ No display (black screen) baik pada display internal dan external

B) Batasan Tulisan
✔ Konten tulisan ini hanya terbatas pada kondisi yang dihadapi penulis saat
trouble shooting perangkat.
✔ Alternatif solusi tidak bisa digeneralisir pada semua kasus yang sama

C) Alternatif Solusi
Dengan melihat kondisi perangkat yang sedemikian rupa, ada beberapa kemungkinan penyebab permasalahan; (1) permasalahan pada blok processor (2) permasalahan pada blok RAM (3) permasalahan pada blok BIOS. Yang dimaksud dengan blok pada tulisan ini adalah lingkup sekitar sebuah unit/device. Sebagai misal, blok processor maka yang dimaksud adalah unit catu
daya processor dan processor itu sendiri. Karena sebuah unit blok tidak bekerja hanya karena device itu sendiri tapi juga catu daya yang digunakan device.
Prinsip dalam trouble shooting adalah mensolusi permasalahan dari yang ringan ke
berat. Mengisi ulang program BIOS lebih sulit dibandingkan dengan mencopot dan
memasang ulang RAM. Oleh karenanya, pilihan pertama yang kami lakukan adalah
melepas RAM-→ganti RAM-→dan mencoba ulang menyalakan perangkat. Hasil
langkah pertama adalah gagal.
Terpakasa mainboard kita keluarkan dari rangka. Kemudian kita bersihkan
mainboard dari debu-debu dengan kuas. Sambil melihat-lihat sekilas komponenkomponen
yang ada. Kemudian perangkat kita coba ulang nyalakan. Hasil langkah
kedua adalah gagal.
Kemudian kita nyalakan ulang perangkat sambil meraba badan processor dan
chipset, untuk mengira-ngira seberapa tingkat panas processor dan chipset.
Langkah ini bertujuan mengira-ngira blok yang paling berpeluang bermasalah.
Hasilnya adalah temperatur keduanya adalah dingin-->hangat. Hal ini menunjukkan
adanya kemungkinan blok RAM yang bermasalah. Karena pada umumnya, jika
processor dan RAM bekerja, temperatur processor dan chipset lebih cenderung
pada level hot.
Kemudian kita chek tegangan catu daya pada pin RAM. Berdasarkan skema
rangkaian yang kami dapatkan terdapat tiga level tegangan yang digunakan; (1)
0,75V (2) 1,5V (3) 3V. Hasil dari pengecekan semua level tegangan pada kondisi
yang sesuai. Dengan kondisi yang seperti ini seharusnya RAM bekerja normal dan
terjadi proses. Namun kenyataannya perangkat tetap bermasalah.
Catu daya pada RAM normal, dugaan problem berubah ke arah BIOS. Kami
eksekusi dengan mengisi ulang program BIOS, hasilnya perangkat tetap
bermasalah. Proses isi ulang ini kami sempat lakukan lebih dari tiga kali dengan
hasil yang tetap sama.
Kemudian kita lakukan beberapa langkah trouble shooting yang tidak kami
sebutkan dalam tulisan ini, yang kesemuanya manghasilkan kegagalan. Hingga
kemudian kami kembali pada blok RAM, melihat lebih dalam bagaimana
hubungangannya dengan blok yang lain.
Kami baca ulang skema yang ada, hingga ketemu Gambar 1 berikut

 Gambar 1 adalah rangkaian yang berfungsi untuk mengindikasikan catu daya pada
RAM kondisi normal. Bentuk indikasinya adalah munculnya tegangan pada titik 1.
Tegangan pada titik 1 ini kemudian dibaca oleh titik 2, dimana titik 2 adalah bagian
dari processor yang berfungsi untuk mengetahui kondisi catu daya RAM.
Dengan melihat Gambar 1, jika rangkaian bekerja normal seharusnya titik 1
menghasilkan tegangan lebih dari 1V. Karena U1 adalah gerbang AND dengan catu
daya 3V. Jika masing-masing masukan pada pin 1 dan 2 berlogika 1, tegangan
keluaran pada pin 4 idealnya adalah 3V. Tegangan keluaran pada pin 4 kemudian
dibagi oleh R121 dan R120, sehingga secara kasar tegangan pada titik 1
seharusnya lebih dari 1V.

Kita ukur tegangan pada titik 1 ternyata nilainya 0V. Wah inilah kemungkinan RAM
tidak bekerja. Nilai 0V pada titik 1, bisa saja disebabkan oleh; (1) R120 short (2)
salah satu masukkan U7 bernilai 0V (3) tegangan sumber U7 0V (4) U7 rusak.
Secara insting, kami menduga salah satu masukan U7 bernilai 0V, sehingga kami
langsung meluncur mengukur tegangan pada pin 1,2 dan 5 pada U7. Hasilnya
adalah pin 2, HWPG_1.5V yang bernilai 0V.
Dengan melihat Gambar 1, masukan HWPG_1.5V terkoneksi dengan rangkaian
pada halaman 22, 23 dan 27. Bentuk rangkaiannya seperti bisa dilihat pada Gambar 2, Gambar 3 dan Gambar 4.

Demikianlah sinyal HWPG_1.5V didistribusikan ke beberapa rangkaian. Sekarang
yang menjadi pertanyaan adalah, rangkaian pada Gambar manakah yang menjjadi
sumber keluaranya tegangan 0V.
Jika kita terbiasa membaca skema rangkaian, kita akan menunjuk rangkaian
Gambar 4. Jawabannya adalah arah panah yang keluar. Artinya, rangkaian Gambar
4 adalah pengirim sinyal HWPG_1.5V.
Dengan mengacu Gambar 4, blok rangkaian yang ditunjuk adalah chip buck
regulator 19V-→1.5V. Chip yang digunakan adalah RT8207 dengan kode EF=DJ.
Untuk memastikan fungsinya, kita lacak pada lembar datafungsi PGOOD yang
terhubung dengan HWPG_1.5V.
Dari lembar data disebutkan fungsi dari pin PGOOD seperti bisa dilihat pada
Gambar 5.
Dengan mengikuti maksud lembar data, kita ukur pin VDDQ. Hasilnya adalah
1.47V. Nilai 1.47V adalah nilai yang normal, karena tegangan yang diminta RAM
DDR3 adalah 1.5V. Kurang 0,3V adalah wajar. Namun pertanyaannya adalah,
kenapa mosfet pin PGOOD kondisi ON/Close sehinggga HWPG_1.5V bernilai 0V.

Dengan kondisi fakta yang sedemikian rupa, kita menduga kuat chip RT8207
bermasalah. Chip ini mudah untuk kita dapatkan. Letaknya pada umumnya dengan
RAM. Karena fungsinya memang untuk mensuplay daya pada RAM.
Chip kita lepas, kemudian kita ganti dengan yang setipe dengan kode EF=...karena
kode setelah kode ‘=’ adalah kode waktu produksi. Artinya mereka sama, meskipun
kode tidak sama persis.
Setelah kita ganti, mainboard kita bersihkan ulang, dan menunggunya sampai
dingin kemudian kita coba nyalakan ulang. Hasilnya adalah sebagaimana yang kita
harapkan. Perangkat mau display normal.
D) Kesimpulan
1. Processor dan RAM yang bekerja pada umumnya bertemperatur hot. Transisi
dari dingin ke panas berjalan relatif cepat. Namun jika fungsi RAM tidak
berfungsi, transisi dari dingin ke panas relatif lambat.
2. Untuk memastikan fungsi RAM bekerja normal, tegangan catu daya dan
tegangan parameter lainnya (HWPG_1.5V) perlu dipastikan normal.
Baca Lebih lanjut
Monday, September 26, 2016
Laptop Vaio SVF142C1WW Mati Total

                                        Laptop Vaio SVF142C1WW Mati Total
                                                             & Alterntif Solusinya
                                           Oleh: Herbert Sandjaja


Parameter Kondisi Laptop:
• Batrai normal
• Charger normal
• Tidak bisa di On kan

Batasan Tulisan:
Tulisan ini hanya disusun berdasarkan kronologis sewaktu penulis melakukan trouble
shooting terhadap perangkat. Sehingga tidak semua kemungkinan penyebab perangkat
bermasalah kami sebutkan.

Alterntif Solusi:
Dengan melihat kondisi Vaio SVF142C1WW yang sedemikian rupa sudah bisa
dipastikan mainboard laptop yang mengalami masalah. Blok yang berpeluang besar mengalami
masalah adalah blok sumber daya utama dan buck regulator 5V/3V.
Kita lacak pada blok daya sumber utama terlebih dahulu, karena buck regulator 5V/3V
untuk bisa bekerja, membutuhkan blok sumber daya utama yang masih berfungsi normal.
Bentuk rangkaian sumber daya utama seperti Vaio SVF142C1WW bisa dilihat pada Gambar 1.
Fungsi utama dari blok sumber daya utama adalah untuk mensuplai/mengendalikan sumber
daya 19V yang berasal dari adapter untuk dibagi ke seluruh blok rangkaian.
Gambar 1. Rangkaian Sumber Tegangan Utama




Dengan mengacu Gambar 1, titik yang ditunjuk oleh nomor 1 (VA+) merupakan sumber
tegangan yang berasal dari adapter, adapun titik yang ditunjuk nomor 2 (VA) adalah tegangan
keluaran 19V terkontrol yang akan didistribusikan ke seluruh rangkaian.
Jika rangkaian sumber utama bekerja normal, titik VA+ dan VA harus bernilai sama 19V,
tidak peduli apakah laptop sudah di On kan atau tidak, dengan prasyarat adapter charger
bekerja normal dan sudah terpasang.
Dari hasil pengukuran trouble shoot, VA+ bernilai 19V sedangkan VA bernilai 0. Hal ini
menunjukkan tegangan keluaran VA terblokir oleh rangkaian kontrol sumber utama yang terdiri
dari PR1, PR7, transistor PQ2A, PQ2B, Power Mosfet PQ35. PR1 dan PR7 berfungsi sebagai
pembagi tegangan untuk membias kaki Gate Mosfet PQ35. Transistor PQ2A dan PQ2B
berfungsi sebagai saklar kemudi Mosfet PQ35. Mosfet PQ35 berfungsi sebagai saklar
terkontrol.

Mosfet PQ35 adalah mosfet kanal P, dimana untuk membuatnya kondisi ON, tegangan
yang masuk pada kaki Gate harus bernilai rendah, dalam hal ini sesuai dengan nilai pembagi
tegangan PR1 dan PR2 sebesar 9V. Jika tegangan yang masuk pada kaki Gate bernilai tinggi,
Mosfet PQ35 akan tertutup/Off. Jika Mosfet PQ35 kondisi Off, tegangan keluaran VA akan
bernilai 0V.

Kemudian kta lakukan pengukuran pada kaki Gate Mosfet PQ35, ternyata hasil
pengukuran menunjukkan 18V lebih. Hal inilah yang menyebabkan Mosfet PQ35 kondisi Off
sehingga tegangan VA bernilai 0V dan Vaio mati total.

Jika melihat rangkaian Gambar 1, tegangan 18V yang masuk pada kaki Gate Mosfet
PQ35 bisa disebabkan transistor PQ2B kondisi ON. Jika PQ2B kondisi ON, tegangan pada kaki
kolektor akan bernilai 18V—19V sehingga PQ35 akan kondisi Off. Transistor PQ2B adalah
transistor PNP dengan sumber tegangan masukkan 19V pada kaki Emitornya. PQ2B akan
kondisi ON jika tegangan pada basis bernilai cukup rendah.
Dengan mengacu Gambar 1, tinggi rendahnya tegangan basis dipengaruhi oleh
masukkan VAOFF dan kondisi transistor PQ2A.

Masukkan VAOFF, oleh Vaio SVF142C1WW digunakan sebagai pin kontrol ketika terjadi
short circuit pada titik VIN. VIN adalah tegangan 19V yang bersumber dari VA dan
didistribusikan secara menyeluruh ke semua blok rangkaian laptop. Jika terjadi short circuit
pada VIN, kemungkinan yang terjadi adalah kepulan asap pada laptop, batrai rusak dan
adapter charger juga rusak. Hal inilah yang ingin diproteksi. Bentuk implementasi rangkaian
proteksinya seperti bisa dilihat pada Gambar 2.

Gambar 2. Rangkaian Proteksi VIN Short Circuit Vaio SVF142C1WW



Dengan mengacu Gambar 2, VAOFF adalah pin kontrol yang berfungsi untuk
mengendalikan kondisi ON/OFF PQ2A dan Mosfet PQ35. VA+ adalah tegangan utama 19V
yang bersumber dari adapter dan VIN adalah tegangan keluaran dari VA.
Seperti bisa dilihat pada Gambar 2, jika VIN short circuit PD12 akan kondisi Off dan
Mosfet PQ5 (pin 3,4,5) akan kondisi Off dan mosfet PQ5 (pin 1,2,3) kondisi ON. Ketika kondisi
mosfet pin 1,2,3 ON maka tegangan pada pin VAOFF akan bernilai rendah sehingga Mosfet
PQ35 akan dipaksa kondisi OFF. Secara sederhana beginilah mekanisme proteksi Vaio dalam
melindungi perangkatnya.

Sebagaiamana pada pembahasan sebelumnya, PQ35 kondisi terblokir/terproteksi
sehingga VA kondisi 0V. Dengan mengacu Gambar 2, ada beberapa kemungkinan yang
menyebabkan VAOFF kondisi rendah; (1) Mosfet PQ5 rusak (2) Terjadi short circuit pada titik
VIN.

Untuk mengetahuinya, lepas power adapter dari mainboard. Ukur resitansi pada titik
VAOFF dan VIN. Idealnya pada kedua titik mempunyai nilai resitansi yang tinggi.
Dari hasil trouble shooting yang kami lakukan ternyata nilai titik VAOFF yang bernilai
rendah. Kemungkinan besar Mosfet PQ5 rusak. Kemudian kami copot, kami ganti.
Alhamdulillah pin VA sudah kembali ke 19V. Kemudian kami tombol lagi laptopnya untuk kami
On kan dan hasilnya sesuai harapan, laptop kembali hidup.

Kasus Vaio seperti di atas sudah kami jumpai sampai 3 kali dengan masalah yang sama.
Jadi mungkin tulisan ini bisa dijadikan alternatif trouble shooting. Untuk skema aslinya kami
unduh pada alamat  https://www.mediafire.com/file/pgzpqbd3qmuojvd/vaio_fit_14_DA0HK8MB6E0_76132_Quanta_HK8-PVT-MB-20130117.pdf/file Jika para pembaca kesulitan mendapatkan skema
aslinya bisa minta pada kami untuk kami kirimkan lewat email atau facebook kami.
Kami sangat berterimakasih jika para membaca memberi tanggapan dan kritik. Semoga
ke depan tulisan yang kami update bisa lebih spesifik sesuai kasus yang dihadapi oleh para
pembaca. Terimakasih atas perhatiannya.

Baca Lebih lanjut
Wednesday, September 21, 2016
Service Power Bank

                 Powerbank sebenarnya adalah baterai yang bisa di charge, kemudian diberi output 5V yang biasa dipakai untuk menyalakan/mengecharge androip atau handphone ataupun smartphone. Bentuknyapun bermacam-macam, ada yang slim, ada yang tebal, ada yang pakai sinar matahari untuk melakukan pengisian ulang. Kerusakan yang sering terjadi adalah solder komponen elektronika yang lepas dan baterai yang SOAK. Serahkan pada Kami untuk mengatasi powerbank kesangan Anda.



Jika tetap tidak bisa diservice, cukup dengan uang 50rb, Anda bisa mendapatkan powerbank baru. harga 50ribu untuk wadah sperti diatas dengan kapasitas 5 baterai, indikator berupa lampu LED kecil sebanyak 4.


sedang gambar diatas adalah wadah powerbank untuk isi 8 baterai, dengan indikator digital berupa prosentasi. Harga yang isi 8 adalah Rp. 100.000,-




Beberapa merk powerbank yang berhasil kami tangani: powerbank merk Hippo, powerbank merk Xiaomi,  powerbank merk anker,  powerbank merk delcell,  powerbank merk

kami beralamat di:
Syarikh Komputer: Alamat Joyomulyo 394 Kota Malang.

https://goo.gl/maps/ZgFAI

 (Sardo lurus ke barat, per4 tong belok kanan, lurus, alfamidi, lurus, masjid jalan serong, lurus, per4 tong, belok kiri, sudah dah sampai) 
 
Baca Lebih lanjut
Wednesday, September 14, 2016
Studi Kasus SMPS Berbasis IC 3842 Mati Total

A. Problem:
SMPS berbasis IC3842 mati total
B. Alternatif Solusi:
1. Pendahuluan
SMPS adalah singkatan dari switch mode power supply. Terjemahan bebasnya adalah penyuplai daya mode tersaklar. Secara
implementasi SMPS adalah berupa rangkaian elektronik pengubah daya arus bolak-balik (AC) menjadi daya arus searah (DC) dengan
nominal daya tertentu yang berfungsi sebagai penyuplai daya dc. Orang Indonesia biasa menyebutnya dengan nama “adaptor”.
Sebagai unit penyuplay daya DC, SMPS mempunyai banyak kelebihan dibandingkan penyuplai daya dc tipe linear. Diantaranya
adalah (1) rugi daya yang rendah (2) bentuk fisik yg kecil (3) tdk menyumbang noise audio.
Pada studi kasus berikut, tipe SMPS yang akan dijadikan bahan “uthek2” adalah SMPS type flyback berbasis IC 3842 series. Model
smps ini penulis jumpai pada adatpor lcd monitor vision dan beberapa perangkat elektronik lainnya.
Tentu sangat sulit untuk mendapatkan skema aslinya, tapi paling tdk bisa didekati dengan skema yg dikeluarkan Texas
Instrument spt bisa dilihat pada Gambar 1. Dg mengacu gambar 1 tersebut proses “uthek2” akan diimplementasi.





2. Langkah Trouble Shooting
Sebagaimana pada awal bahasan, masalah yang terjadi pada unit adalah mati total. Lampu power indikator kondisi off, tegangan
keluaran tidak keluar meskipun sumber masukan AC 220 V kondisi normal.
A. Cek tegangan keluaran penyearah/blok 1. Jika tidak ada cek fuse. Dalam kasus ini tegangan keluar penyearah normal sekitar
292V. Berarti blok penyearah berfungsi normal.
B. Cek tegangan VCC ic 3842 yakni pada pin 7. Pada kasus ini ternyata 0 V. Kira2 normal atau tidak? Jelas tidak normal.
 C. Kira2 penyebabnya apa? Paling tidak ada beberapa kemungkinan: (1) Resistor start up rusak (2) unit blok 5 (rangkaian
penyuplai tegangan IC 3842 bermasalah) (3) hubung singkat/short pada titik pin 7.
D. Untuk memastikan kemungkinan pertama, cek tegangan pada resistor start up. Ternyata hasilnya adalah 97 V. Dari hasil ini
ada kemungkinan resistor start up putus.
E. Untuk memastikannya, kita lepas resistor start up, dalam kasus ini nilai idealnya adalah 150 KÙ. Setelah kita lepas hasil alat
ukur menenunjukkan tidak terbaca pada skala baca 200 KÙ. Hasil ini menunjukkan resistor start up putus.
F. Kita ganti dengan 100 KÙ, smps kembali normal. Lampu indikator menyala dan tegangan keluaran smps 12 V.
G. Alhamdulillah dapat satu ilmu, dimana salah satu penyebab smps mati total adalah resistor start up yang rusak.
H. Untuk kemungkinan 2 dan 3 tidak kita lanjutkan karena penyebabnya sudah ketemu. Jika pembaca berminat melengkapi
tulisan ini, kami akan sangat menghargainya.


Baca Lebih lanjut
Tuesday, September 6, 2016
SERVIS PANGGILAN

Apakah Anda mengalami salah satu permasalahan ini :
1. Laptop atau komputer eror dan Anda tidak tahu penyebabnya?
2. software laptop dan komputer Anda Terjangkit Virus / rusak?
3. Setelah kami berhasil memperbaiki cukup Rp. 100.000,- saja, tidak perlu akomodasi & biaya lain lainnya.
5. Jika ada hardware yang perlu diganti, silahkan bisa kami berikan rekomendasi. Dan Anda bisa beli dimanapun atau jika ingin mudah kami bantu carikan.
4. Jika tim kami tidak bisa menemukan solusinya, cukup Rp. 20.000,- saja sebagai akomodasi.

Jika Anda mengalami salah satu dari kendala diatas, kami dari Syarikh Komputer siap membantu untuk service panggilan / on site / service on demand, ditempat Anda. Saat ini kami bisa menangani lokasi special di Malang Kota dan Kota Batu saja 😊
SEGERA KONTAK KAMI:


    PIN BB        : 5AD18208
    FB                : https://www.facebook.com/anur.konsultanit
    Twitter         : @alung_1981
    YM              : alung_1981
    Alamat         : JoyoMulyo 394, Merjosari, Kota Malang, 65144

Daftar Instansi yang pernah kami tangani:
  1. 1. SMP Laboratorium Univeritas Negeri Malang
  2. 2. Kejaksaan Kota Batu (pasang CCTV)
  3. 3. Pemkot Batu bagian umum (service komp kantor)
  4. 4. RSI Aisyah Kota Malang (Pemesanan CCTV dan komputer serta alat-alat IT)
  5. 5. Ir. Budianto, MT, Klaseman Kota Malang (Calon anggota DPRD thn 2014)
  6. 6. SMK Muhamadiyah 3 Singosari (project komputer dan alat-alat IT)
  7. 7. Universitas Negeri Malang (Pengadaan alat-alat IT dan juga Lab Microteaching)
  8. 8. SMP al-Irsyad Kota batu (CPU, printer dan LCD projector)
  9. 9. MTSn 1 Kota batu (pengadaan LCD projector + pasang , CPU, printer, Scanner LJK)
  10. 10. SMK Sriwedari
  11. 11. http://jasa-translate.com/
  12. 12. http://jasapenerjemahmalang.com/
  13. 13. Polsek Lowokwaru Kota Malang
  14. 14. Perhutani Kota Malang
  15. 15. HSG SD KHOIRUUMMAH 20 Malang
  16. 16. SD INSANTAMA Malang
  17. 17. SMP Taman Siswa Malang
  18. 18.
Baca Lebih lanjut
Sunday, September 4, 2016
cara pemasangan SMD




Komponen SMD dan Pemasangan Yg Tdk Boleh Sembarangan
Beberapa hari yg lalu syarikh technology mendapat "garapan" laptop Hase yg sering blue screen dan temperatur yg tdk wajar, wifi tdk berfungsi.
Analisa pertama: Kegagalan fungsi pendinginan.
Langkah yg ditempuh adalah bongkar total, clean all, fan processor treatment, heat sink processor treatment. Hasilnya laptop masih rewel. Masih blue screen, tdk bisa instal, temperatur masih tdk wajar.

Analisa ke dua: Pemasangan komponen SMD yg kurang tepat.
Komponen SMD tersebut adalah kapasitor tokin yg menempel dibawah processor. Terlihat tokinx bekas penggantian dan tdk menempel sempurna, dan terdapat jumper.
Langkah yg ditempuh bongkar ulang, lepas kapasitor, cek kapasitor, pasang ulang kapasitor, test throtling. Hasilnya: temperatur stabil di angka 73 derajat celcius, tdk lagi blue screen, wifi ok.
Pelajaran: (1) pemasangan komponen smd harus menempel sempurna (2) hindari penggunaan jumper.
Karena secara teori pencatu daya laptop dan komputer bekerja pada frekuensi tinggi, dimana kapasitansi dan induktansi liar bisa menyebabkan performa regulasi tegangan menurun. Dalam sistem digital (komputer), tegangan pencatu daya yg stabil dan riple yg rendah adalah parameter mutlak yg wajib dipenuhi. Karena fungsi logika 1 dan 0 direpresentasikan dalam bentuk nominal tegangan tertentu.
Alhamdulillah: Solved.
Baca Lebih lanjut
Friday, September 2, 2016
Studi Kasus LCD Monitor ACER X163W Mati Total

Problem:
LCD Monitor mati total; (1) layar blank (2) indicator power off.

Alternatif Solusi:
Jika kita mendapati kondisi perangkat yang demikian, sudah dipastikan terdapat masalah pada rangkaian catu daya perangkat. Cara berikut mungkin bisa dijadikan alternative solusi bagi yang pingin “nguthek” perangkat.

1. Pastikan kabel power sumber ac 220V kondisi normal.
2. Jika normal tetapi tetap tdk menyala, lepas kabel power ac.
3. Bongkar casing.
4. Cek tegangan keluaran rangkaian power supply dc (AC-DC converter).
5. Pada LCD monitor ACER X16W tegangan keluaran AC-DC converter adalah 5 V dan 14 V. Tegangan 5V untuk rangkaian control, graphics image processing. Adapun tegangan 14 v sebagai masukan catu daya converter DC-AC (inverter). Sebagai referensi, rangkaian converter AC-DC yang diadopsi ACER seperti bisa dilihat pada Gambar 1.


6. Karena batasan ruang dan waktu, pada kasus ini tegangan keluaran AC-DC converter turun dari standartnya. Keluaran yg seharusnya 14 V turun 10 V, 5V turun 3,7 V.
7. Cek kondisi fisik kapasitor electrolit yang berfungsi seebagai filter. Ternyata kondisi OK.
8. Kalau kondisi spt ini kemungkinan apa ya? (a) Kemungkinan short pada rangkaian keluaran tidak mungkin. Karena rangkain short hanya menghasilkan tegangan 0V. (b) rangkaian utama switch smps tidak mungkin karena rangkaian converter masih proses (c) Rangkaian feed back bermasalah.
9. Pada kasus yg kami tulis ternyata memang rangkaian feed back bermasalah. Rangkaian feed back berfungsi untuk memberitahukan seberapa besar lebar pulsa yang harus digenerasi chip smps. Bentuk feedback berupa tegangan. Utk lebih mempermudah rangkain a kita kecilkan scopenya spt rangkaian b.

10. Dengan mengacu gambar b, lingkaran yang ditunjuk lingkaran 1 adalah opto-coupler , lingkaran yang ditunjuk pada 2 adalah zener terpogram, lingkaran 3 adalah sensor tegangan berupa resistor R92, R93 dan R942.
11. Ok dari ketiga titik pada gambar b kira2 mana yang potensi bermasalah? Jawabnya adalah 3. Karena rangkaian converter masih bekerja meskipun tdk normal.
12. Bagaimana memastikan bahwa blok rangkaian 3 yang bermasalah? Jika anda suka menganalisis rangkaian listrik secara manual anda akan mengetahui bahwa ke tiga resistor (R942, R943 dan R92) membentuk formasi superposisi. Ada 2 sumber tegangan yang saling mempengaruhi seberapa keluran tegangan umpan balik. 2 sumber tegangan yg ingin di monitor oleh designer ACER adalah 14 V dan 5 V. Jika ke dua tegangan tersebut beroperasi normal seharusnya rangkaian mengeluarkan feed back sebesar 1.8 V. Langkah paling mudah adalah mensimulasi rangkaian lewat proteus seperti Gambar C.

13. Setelah kita ukur ternyata tegangan memang menyimpang dari standar yakni sebesar 2.68 V.
14. Setelah itu, kira2 R berapakah yang menyimpang? Dengan bantuan proteus kita bisa mensimulasi/mencoba2 R mana yang kira2 bermasalah. Ternyata yang paling berpeluang adalah R1 pada gambar C atau R942 pada Gambar B.
15. Kita lepas R942 pada rangkaian, kita ukur secara manual dg ohm meter, ternyata memang menyimpang atau telah menurun resistansinya.
16. Kita ganti dengan nilai yang mendekati, kemudian kita coba dan hasilnya Alhamdulillah, tersolusi…..LCD kembali normal.


Baca Lebih lanjut
Thursday, December 31, 2015
no image

Menerima service Android dengan kerusakan pada software dengan ciri-ciri:
1. Power ditekan muncul gambar logo merk masing-masing android dan hanya bertahan disitu
2. power ditekan tidak ada reaksi pemunculan gambar, hanya muncul indikasi lampu nyala or getar saja.

Beberapa merk yang bisa kita tangani: Samsung, Lenovo, Asus, Sony, ADVAN, ANDROMAX, OPPO, Axioo,   android merk lokal yang lainya.
























Relations Search:
Service android malang
service android dinoyo
service android merjosari
Service andromax
service andromax malang
service oppo
service oppo malang
service advan
service advan malang
service asus
service asus malang

Baca Lebih lanjut

iklan


IKLAN

WA

KLIK DISINI UNTUK CHAT WA: