KUMPULAN EC/KBC LAPTOP
5:51:00 PM
0 comments
1. asus celeron N3350 x441N backup laptop hidup versi 2.0
https://www.mediafire.com/file/q7l7ivclmhw41cd/x441NA+2.0_SVOD3.bin/file
Schematic atau boardview asus X441UV rev 2.1
3:22:00 PM
0 comments
silahkan di comot agan2 sekalian, free, bebas pasword.
https://www.mediafire.com/file/epjl3yjj3ru89tw/Asus_X441UV_Boardview_File.rar/file
SSD AGI 250GB BENCHMARK
2:29:00 PM
0 comments
IP Camera
9:21:00 PM
0 comments
reset resolusi DVR UVR SPC
8:16:00 PM
2 comments
DVR atau CCTV bunyi beep
3:36:00 PM
0 comments
Pernahkah Anda mengalami DVR (Digital Video Recorder) atau NVR (Network Video Recorder) mengalami bunyi beep, sperti tiiit, tiiit. Bunyi-bunyi itu seringkali sangat mengganggu pendengaran kita, apalagi bunyinya tak pernah berhenti. Solusi atas hal ini adalah:
1. Ganti PSU atau power supply yang anda miliki. PSU yg tidak kuat atau sehat, menyebabkan power atau supply daya ke DVR/NVR berkurang, akibatnya harddisk sebagai media penyimpanan tidak terdeteksi.
2. Hardisk mengalami badsector/rusak, sehingga menyebabkan system atau OS didalam DVR/NVR membunyikan suara beepnya, dalam rangka mengatakan bahwa ada hardisk yang trouble.
Benchmark SSD 120gb Genuine
11:22:00 AM
0 comments
driver stylus hp 2670p
2:04:00 PM
0 comments
Langkah-langkah membuat harddisk seagate sentinel kembali 100 persen
4:10:00 PM
0 comments
1. jalankan program HDD LOW LEVEL FORMAT
2. kerjakan 1 sampai selesai
3. Jalankan HDD regenerator 2011, lebih baik koneksi ATA, jika gagal hdd tidak terdeteksi lagi, scan dan repair bertahap sesuai kapasita HDD
4. sikat dengan software long generic
*) Cat: gunakan kipas utk mendinginkan selama proses, suhu extrim
Install Windows 10 NVME mainboard PC jadul
7:31:00 PM
2 comments
Kita tahu speed NVME yg jauh melebihi dari SSD jenis Seria ATA (SATA) dengan maximum speed 550MBS, sementara NVME untuk saat tulisan ini ditulis sudah tembus 3000MBS. tentu ini perbedaan yang sangat signifikan. Dalam edisi percobaan kalo ini penulis menggunakan mainboard dari ECS dengan seri A75F-A yang tidak memiliki slot M.2 untuk NVME. sedangkan jika pakai HDD SATA 3 maximal speed hanya 550MBS. Dalam seri mainboard ini, terdapat slot PCIe 16x Gen 2, dengan speed BUS yang lebih cepet ketimbang SATA III. Akhirnya penulis memberanikan diri membeli NVME dari WD Blue dengan kapasitas 250GB. Karena di mobo tidak ada slot M.2 maka penulis memanfaatkan konverter PCIe 16x to M.2, yg bisa diperoleh dipasaran dengan harga 60rban. Persoalan yang selanjutnya muncul adalah di menu BIOS tidak terdapat boot dari NVME yang kita pasang di konverter PCIe 16x. Dalam percobaan install dengan bootable rufus MBR NVME terdeteksi, namun tidak dapat di lanjutkan install dikarenakan jenis partisi yg diminta dari NVME adalah GPT. Saat menggunakan bootable GPT, installer tidak mendeteksi atau tidak bisa boot, karena BIOS tidak support UEFI. Setelah browsing, hunting di berbagai situs yang ada, hampir setengah hari akhirnya penulis mendapatakan pencerahan. Tak banyak web/youtube berbasa Indonesia yang membahas mengenai hal ini. Namun akhirnya pencarian membuahkan hasil. Langsung saja, cekidot!
1. Siapkan installer Windows 10 yang berbentuk iso
2. Siapkan Flashdisk kosong 16GB USB 3.0 disarankan, agar kecepatan copy maximal
3. SOftware Ultra ISO atau ISO extractor yang lain
4. Software partisi, bisa pakai merk apa saja, penulis menggunakan easeus.
5. Software Extract to fat32 10, link bisa di unduh di: http://www.mediafire.com/file/ba1fi4l6ef9k8bt/Extract+to+Fat32+10.exe/file
6. Tentunya NVME yg tertanam di konverter PCIe 16x to M.2
itu alat2 yang harus disiapkan, selanjutnya langkahnya:
1. Jalankan software partisi, format flahsdisk atau hardisk atau partisi hardisk dengan fat32, minimal 10gb karena master windows ISOnya 9Gban.
2. Jadikan partisi tadi jadi active, bisa diklik di sofware partisi, lalu klik kanan di menu partisi, cari tulisan active.
3. Buka file windows 10 dengan iso, kemudian extract seluruhnya ke flashdisk yang dibuat partisi tadi
4. a. Jalankan software exctract to fat32 10
b. Arahkan ke drive flashdisk, klik browse
c. klik menu install, biarkan progres berjalan
d. muncul pesan install bootice.exe, klik OK.
e. Pilih Pysical disk (menu default 1 kali) destinasi Disk yakni flashdisk tadi, kemudian klik
Process MBR
f. pilih pilihan ke 2 , klik install / config
g. Pilih save to disk
h. klik OK
i. pilih close dan kemudian exit
j. Restart atau matikan CPU,
k. Seting di BIOS, boot pertama dari flashdisk yang dbuat tadi.
l. biarkan boot berjalan sesuai default dari flashdisk.
m. Install windows 10 sesuai kebiasaan, NVME akan di format UEFI GPT
n. Selamat Windows 10 berjalan di NVME mainboard jadul.
o. Flasdisk tempat boot jangan di cabut, karena dia sebagai pembuka untuk booting di NVME
cat: Flashdisk bisa diganti hdd sata yg kecil2 saja, bad jg tidak apa2, karena fungsinya hanya booting saja
.png)


























